[PENTING] Tips Ganti Knalpot Custom

Knalpot custom atau sering juga disebut knalpot racing seringkali menjadi buruan para pecinta modifikasi, tidak terkecuali modifikasi untuk Vespa modern. Sayangnya masih banyak yang belum memahami apa saja yang harus disiapkan bila ingin memasang knalpot custom.

Cek spesifikasi yang dibutuhkan

langkah pertama untuk ganti knalpot custom ialah memastikan spesifikasi knalpot yang bisa dipasang di Vespa kamu, seperti berapa besar ukuran lambda yang terpasang di Vespa kamu. hal ini perlu dilakukan karena ternyata ukuran lambda Vespa bisa berbeda-beda tergantung dari batch produksinya. Saat ini terdapat 2 jenis ukuran lambda pada Vespa yang beredar di Indonesia, seringkali disebut Lambda 2V dan Lambda 3V, walaupun sebenarnya Lambda tersebut dibedakan dari ukurannya bukan banyaknya katup pada mesin Vespa. Hal ini dapat ditemukan pada Vespa GTS produksi pertengahan tahun 2016 yang mengusung mesin 3 katup (3V) tetapi menggunakan Lambda ukuran besar (sering disebut Lambda 2V). Kenapa spesifikasi Lambda penting diketahui? Hal ini dikarenakan ukuran Lambda tersebut menentukan ukuran leher knalpot yang plug-and-play di Vespa kamu.

Hitung Budget dengan baik

Saat ini cukup banyak pilihan knalpot aftermarket yang ditawarkan untuk meningkatkan penampilan dan performa Vespa matic mulai dari harga Rp2,000,000 hingga Rp15,000,000. baik itu merk ternama maupun unbranded. Hal penting yang perlu diingat ialah untuk motor jenis injeksi sangat disarankan untuk menambah 2 alat lagi yang dikenal dengan nama piggyback dan lambda emulator. Fungsi alat ini ialah untuk merubah sinyal yang diberikan dari sensor Lambda ke ECU dan sebaliknya, agar ECU dapat tetap bekerja dengan baik. ECU bawaan Vespa tidak dapat dirubah settingannya sehingga bila kita merubah salah satu komponen yang memberikan sinyal dari sensor maka perlu “diakalin” terlebih dahulu sebelum dikirimkan ke ECU. Harga piggyback dan lambda emulator yang beredar saat ini juga beragam mulai dari yang paling murah Rp1.300.000 hingga Rp4,000,000. Apa sech resikonya bila penggantian knalpot tidak disertai dengan pemasangan piggyback dan lambda emulator? Indikasi awal ialah knalpot akan menembak-nembak, kemudian indikasi selanjutnya ialah mesin suka hilang power sesaat, lalu mesin tiba-tiba mati baik pada saat idle/standby maupun pada kondisi jalan. Terakhir ECU akan rusak total dan mesin tidak dapat dihidupkan.

Nah, mengingat harga ECU Vespa yang cukup tinggi sebaiknya kita siapkan budget juga untuk langsung pasang piggyback dan lambda emulator saat kita mengganti knalpot.

[RI]

 

Tags: , ,

Leave a Reply